Kerjoo Desk

Helpdesk gratis untuk UMKM: rapikan email pelanggan tanpa tambah biaya

Tim Kerjoo · · 4 menit baca

Banyak UMKM memulai layanan pelanggan dengan cara yang sama. Ada satu alamat email, misalnya halo@namatoko.com, lalu password-nya dibagikan ke tiga admin. Awalnya lancar. Sampai suatu hari ada pelanggan yang protes karena pertanyaannya tidak dibalas seminggu, padahal emailnya sudah dibaca. Dibaca tiga orang, malah. Masing-masing yakin yang lain sudah membalas.

Kalau cerita itu terasa akrab, artikel ini untuk Anda. Kita bahas apa itu helpdesk, kapan UMKM mulai membutuhkannya, dan bagaimana memakainya tanpa menambah biaya langganan bulanan.

Apa itu helpdesk email?

Helpdesk email adalah aplikasi yang mengumpulkan email pelanggan ke satu tempat supaya bisa ditangani bersama oleh tim. Setiap email yang masuk diperlakukan seperti nomor antrean di bank. Ada nomornya, ada yang memegang, dan ada statusnya: masih dikerjakan, menunggu jawaban pelanggan, atau sudah beres.

Bedanya dengan membuka Gmail beramai-ramai, semua orang bisa melihat siapa yang sedang menangani email yang mana. Tidak ada lagi tebak-tebakan, dan tidak ada lagi rapat kecil di pantry hanya untuk bertanya "email Bu Rina sudah dibalas belum, ya?"

Tanda bisnis Anda sudah butuh helpdesk

Helpdesk bukan hanya untuk perusahaan dengan puluhan staf customer service. Coba cek daftar berikut:

  • Lebih dari satu orang membalas email dari alamat yang sama.
  • Pernah ada pelanggan yang dibalas dua kali dengan jawaban berbeda. Pelanggannya bingung, adminnya lebih bingung lagi.
  • Mencari email minggu lalu yang belum selesai butuh waktu lebih lama daripada membalasnya.
  • Pertanyaan yang sama, seperti ongkos kirim, cara retur, atau nomor rekening, diketik ulang berkali-kali setiap hari.
  • Saat admin cuti, tidak ada yang tahu email mana saja yang sedang dia urus.

Kalau dua saja dari daftar itu terjadi di tempat Anda, sudah waktunya merapikan.

Kenapa berbagi password email bukan solusi jangka panjang

Berbagi password memang cara paling cepat, dan karena itu juga paling sering dipakai. Masalahnya baru terasa belakangan. Password yang dipegang banyak orang mudah menyebar ke mana-mana. Setiap kali ada admin yang keluar, password harus diganti dan dibagikan ulang. Kalau alamat email yang sama juga dipakai untuk login marketplace atau rekening bisnis, risikonya ikut membesar.

Selain itu, tidak ada jejak siapa melakukan apa. Ketika ada balasan yang kurang pas ke pelanggan, tidak ada yang bisa memastikan siapa yang mengirimnya. Cara ini mirip satu kunci motor yang dipakai bergantian lima orang. Bisa saja, tapi jangan kaget kalau bensinnya selalu habis dan tidak ada yang mengaku.

Yang perlu diperhatikan dari helpdesk gratis

Tidak semua yang berlabel gratis benar-benar gratis. Sebagian hanya gratis selama masa percobaan, sebagian lagi gratis tapi fitur pentingnya dikunci. Untuk UMKM, beberapa hal ini layak diperhatikan:

  • Tetap memakai alamat email sendiri. Pelanggan sudah hafal alamat Anda. Jangan sampai mereka harus belajar alamat baru.
  • Bisa dipakai bersama tim, dengan akun masing-masing, bukan satu akun beramai-ramai.
  • Mudah dipelajari. Kalau butuh pelatihan dua hari, admin Anda akan kembali ke cara lama di hari ketiga.
  • Ada status dan penanggung jawab untuk setiap email.
  • Aman. Password mailbox disimpan terenkripsi dan ada verifikasi dua langkah untuk login.
  • Tidak ada masa percobaan yang tiba-tiba habis tepat saat toko sedang ramai.

Memulai dengan Kerjoo Desk

Kerjoo Desk adalah helpdesk email gratis dari tim Kerjoo, yang juga membuat aplikasi absensi dan HRIS untuk lebih dari 1.500 perusahaan di Indonesia. Cara mulainya kira-kira seperti ini:

  1. Daftarkan company Anda. Cukup isi nama company, alamat yang diinginkan, dan email Anda.
  2. Hubungkan mailbox yang sudah ada lewat IMAP dan SMTP. Untuk Gmail, Anda perlu membuat app password lebih dulu, langkahnya ada di panduan setting Gmail. Panduan untuk Zoho Mail, Yahoo, dan email hosting cPanel juga tersedia.
  3. Undang rekan tim, lalu atur siapa yang boleh melihat mailbox yang mana.
  4. Selesai. Email baru akan muncul di inbox bersama dalam hitungan detik.

Kalau selama ini mencari email terasa lebih melelahkan daripada membalasnya, bagian ini akan terasa melegakan.

Kebiasaan kecil yang membuat inbox tetap rapi

Aplikasinya hanya setengah dari pekerjaan. Setengahnya lagi adalah kebiasaan tim. Beberapa yang terbukti membantu:

  • Simpan jawaban yang sering dipakai sebagai template balasan. Nomor rekening dan syarat retur tidak perlu diketik ulang setiap hari.
  • Pakai status Pending untuk email yang sedang menunggu jawaban pelanggan, supaya antrean Open hanya berisi pekerjaan yang benar-benar perlu dikerjakan.
  • Beri tag seperti "retur", "faktur", atau "komplain". Nanti mudah dicari, dan Anda jadi tahu pertanyaan apa yang paling sering datang.
  • Diskusikan kasus yang rumit lewat catatan internal di dalam percakapan, bukan di grup WhatsApp yang besok pagi sudah tenggelam oleh kiriman stiker.
  • Sepakati target waktu balas, misalnya paling lambat satu hari kerja. Pelanggan biasanya lebih sabar kalau tahu kapan akan dijawab.

Penutup

Layanan pelanggan yang rapi bukan hak istimewa perusahaan besar. UMKM juga bisa membalas dengan cepat, konsisten, dan tanpa email yang tercecer, tanpa menambah pos biaya. Yang dibutuhkan hanya satu tempat untuk bekerja bersama, plus beberapa kebiasaan kecil yang dijalankan terus. Kalau ingin melihat apa saja yang bisa dilakukan, silakan mampir ke halaman fitur Kerjoo Desk.

Coba Kerjoo Desk, gratis

Semua email pelanggan di satu inbox bersama, dibalas bersama tim dari alamat email perusahaan.

Daftar gratis

Baca juga